Lamongan, Radar CNN Online – Tertangkapnya EK pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi sebesar 10 ton oleh Polres Ngawi, menyisakan polemik mendalam, bagaimana pupuk bersubsidi sebesar itu bisa diselewengkan, berasal dari mana pupuk bersubsidi yang diselewengkan tersebut, dan apakah ada pihak-pihak terkait yang membantu EK untuk mempermudah penyelewengan pupuk bersubsidi. Rabu (18/02/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Wartawan Investigasi Radar CNN, mendapati fakta bahwa, ada beberapa kios pupuk "nakal" yang ikut berperan dalam penyelewengan pupuk bersubsidi tersebut. Salah satunya ialah kios pupuk milik H. Mu'adi yang berlokasi di Dusun Katar, Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang-Lamongan, yang diduga turut serta dalam penyelewengan pupuk bersubsidi oleh pelaku EK yang telah diamankan pihak Polres Ngawi.
Hal tersebut dibuktikan oleh kesaksian beberapa warga Dusun Katar dan sekitarnya, mereka menyampaikan bahwa penyewengan pupuk bersubsidi dari pelaku EK, dijualbelikan melalui kios pupuk milik H. Mu'adi.
"Kemarin saya melihat H. Mu'adi memuat pupuk bersubsidi dengan L300 milik pengusaha yang biasa dipanggil "Weng", melakukan transaksi pupuk bersubsidi di tempat yang cukup jauh dari pantauan," ungkap warga yang tidak mau disebut namanya.
"Weng" sendiri merupakan pengusaha di bidang palawija, bukan pengusaha di bidang perpupukan, tetapi ia mampu mendapatkan pupuk bersubsidi di Kabupaten Lamongan dengan skala besar. Yang menjadi pertanyaan, bersumber dari mana pupuk bersubsidi yang didapatkan "Weng".
H. Mu'adi, ketika dikonfirmasi Wartawan Investigasi Radar CNN via WhatsApp pada Jum'at (13/02/2026) lalu, disinggung perihal pupuk bersubsidi yang diduga diselewengkan, hingga berita ini ditayangkan, ia enggan merespon.
Yono, selaku Kepala Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang, ketika dikonfirmasi via WhatsApp, kepada awak media Radar CNN mengatakan, "Saya tidak tahu menahu Mas perihal pupuk bersubsidi, kemarin saya juga sempat didatangi pihak kepolisian," ungkap Yono.
Hingga berita ini ditayangkan, masih banyak pupuk bersubsidi di Kabupaten Lamongan, yang diduga diselewengkan.

Posting Komentar